PROSEDUR PENDAFTARAN MAHASISWA BARU
-
Universitas Al-Azhar Program S1
-
Berkas dan Persyaratan yang Diperlukan
-
Ijazah (Asli)
-
Transkip Nilai (Asli)
-
Akta Kelahiran (Asli)
-
Fotokopi Paspor
-
Pas photo ukuran 4 X 6 sebanyak 20 lembar (7 lembar untuk pendaftaran , 3 lembar untuk lapor diri di Konsuler, 3 lembar untuk lapor pendidikan di Atdikbud KBRI, 3 lembar untuk PPMI, dan 2 lembar untuk PMIK)
-
Isian untuk identitas pribadi lengkap (nama, tempat dan tanggal lahir, alamat lengkap di Indonesia, jenis kelamin, jenjang pendidikan, nama kedua orang tua, alamat orang tua dan pekerjaannya, nama kakek)
-
Isian untuk tiga fakultas pilihan yang diprioritaskan.
-
-
Waktu dan Tempat Pendaftaran
Waktu pendaftaran mulai tanggal 1 s/d 30 Agustus setiap tahun, bertempat di Kantor Urusan Mahasiswa Asing, pada Islamic Research Academy Al Azhar di Nasr City Cairo.
-
Kronologi Proses Pengurusan
-
Penterjemahan Berkas
Menterjemahkan berkas-berkas berikut ke dalam Bahasa Arab:
Ijazah Asli
Transkip Nilai
Akte Kelahiran -
Legalisasi Berkas ke KBRI
Melegalisir Ijazah Asli, Transkip Nilai Asli dan Akte Kelahiran Asli (disertakan pula fotokopinya masing-masing tiga).
Melegalisir terjemahan Ijazah (kecuali yang sudah berbahasa Arab), terjemah Transkip Nilai dan terjemah Akte Kelahiran (masing-masing rangkap tiga).
Ijazah dan Transkip Nilai dilegalisir oleh Konsuler dan Atdikbud, sedangkan Akte Kelahiran hanya dilegalisir oleh Konsuler. Selanjutnya satu berkas Ijazah, Transkip Nilai dan Akte Kelahiran tiap MABA diserahkan kepada pihak Atdikbud KBRI sebagai arsip. -
Legalisasi Berkas ke Kharijiyyah (Kementerian Luar Negeri Mesir)
Berkas-berkas yang harus dilegalisir oleh pihak KEMLU Mesir sebagai berikut:
Ijazah Asli yang sudah berbahasa Arab dilegalisir oleh KEMLU Mesir dengan biaya @ LE 11.
Ijazah Asli yang tidak berbahasa Arab dilegalisir beserta terjemahan Arabnya dengan biaya @ LE 11 X 2 lembar = LE 22, dengan persyaratan sebagai berikut:-
Ijazah yang sudah dilegalisir oleh KBRI.
-
Terjemahan Arab Ijazah berbahasa Indonesia yang sudah dilegalisir oleh KBRI.
-
-
Pemeriksaan ijazah (ijazah yang diakreditasi dengan SMA Al Azhar) di syahkan oleh petugas di Kantor Urusan Mahasiswa Asing .
Persyaratan yang diperlukan untuk pemeriksaan ijazah terakreditasi ini sebagai berikut:-
-
Thalab mu'adalah (permohonan Pengesahan akreditasi) yang sudah dibubuhi damghah 'adiyah (materai biasa) seharga LE 1.
-
Ijazah Asli yang telah dibubuhi Materai masing-masing seharga LE 1 beserta terjemahannya yang sudah dilegalisir oleh KBRI dan KEMLU.
-
Fotokopi Ijazah Asli dan terjemahannya yang sudah dilegalisir oleh KBRI dan KEMLU masing-masing satu berkas.
-
Fotokopi Transkip Nilai Asli dan terjemahannya yang sudah dilegalisir oleh KBRI satu berkas.
-
Fotokopi Akte Kelahiran Asli dan terjemahannya yang sudah dilegalisir oleh KBRI satu berkas.
-
Fotokopi paspor satu berkas.
(Semua berkas fotokopi di atas dimasukkan ke dalam map (malaf) dan diklip menjadi satu)
-
Keterangan:Semua berkas di atas akan diambil oleh petugas kecuali Ijazah Asli dan terjemahannya akan dikembalikan kepada mahasiswa setelah dibubuhkan bukti pengesahan ijazah disamakan.
Untuk berkas yang sudah berbahasa Arab dengan persyaratan seperti di atas tanpa menyertakan terjemahannya.
Semua Ijazah yang sudah Disyahkan akreditasinya dan dikembalikan ke mahasiswa sebaiknya difotokopi rangkap dua, untuk persiapan proses pendaftaran berikutnya.
-
-
Persiapan Pendaftaran
Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam persiapan pendaftaran ini adalah sebagai berikut:-
Membeli Madzruf (berkas pendaftaran) dengan harga @ LE 31,50 yang berisikan: Bithaqah Ikhtiyar (kartu pemilihan fakultas), Thalab Iltihaq bi al-Kulliyyah (pendaftaran fakultas), Bayanat Thalib Wafid Mustajid (Data mahasiswa baru asing), stiker pilihan fakultas, dan sebuah buku panduan untuk MABA.
-
Pengisian berkas pendaftaran oleh panitia.
-
Bithaqah Ikhtiyar (kartu pilihan) untuk mahasiswa (laki-laki) berwarna abu-abu, sedangkan untuk mahasiswi (perempuan) berwarna kuning.
-
Pendaftaran ke Maktab Tansiq Qabul (Kantor Pendaftaran)
-
Pendaftaran dilakukan di empat (4) tempat yang berbeda, dengan persyaratan sebagai berikut:
-
Madzruf (berkas pendaftaran) yang sudah diisi lengkap.
-
Bithaqah Ikhtiyar yang sudah diisi dan ditempeli stiker lengkap (untuk mahasiswa berwarna abu-abu, dan untuk mahasiswi berwarna kuning).
-
Thalab Iltihaq bi al-Kulliyyah (berwarna hijau).
-
Bayanat Thalib Wafid Mustajid (berwarna putih) yang dibubuhi damghah 'adiyah seharga LE 1 (10 pt. dan 90 pt.) dan ditempeli pas photo ukuran 4 X 6 satu lembar.
-
Ijazah Asli dan terjemahannya (untuk yang berbahasa Arab) yang sudah dimu'adalahkan.
-
Transkip Nilai Asli dan terjemahannya (untuk yang berbahasa Indonesia) yang sudah dilegalisir oleh KBRI.
-
Akte Kelahiran Asli dan terjemahannya (untuk yang berbahasa Indonesia) yang sudah dilegalisir oleh KBRI.
-
Fotokopi Ijazah Asli dan terjemahannya (untuk yang berbahasa Arab) yang sudah dimu'adalahkan.
-
Fotokopi Transkip Nilai Asli dan terjemahannya (untuk yang berbahasa Indonesia) yang sudah dilegalisir KBRI.
-
Fotokopi Akte Kelahiran Asli dan terjemahannya (untuk yang berbahasa Indonesia) yang sudah dilegalisir KBRI.
-
Pas photo ukuran 4 X 6 sebanyak tujuh (7) lembar (satu ditempel pada Bayanat Thalib Wafid Mustajid).
-
Fotokopi Paspor sebanyak tiga (3) rangkap.
(Semua persyaratan di atas dimasukkan ke dalam madzruf dan diserahkan kepada petugas.
-
-
-
Menunggu keluarnya Ishal (kwitansi bukti pendaftaran).
-
Setelah Kedatangan
Setelah para mahasiswa baru tiba di Mesir, maka mereka diharuskan untuk melaksanakan hal-hal berikut:-
Lapor Diri ke Konsuler KBRI, dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Mengisi blanko pendaftaran Warga Negara Indonesia di Mesir yang berwarna kuning.
-
Mengisi Formulir A yang berwarna putih tentang surat pernyataan menjadi warga yang baik.
-
Fotokopi Ijazah, transkip nilai, dan akte kelahiran Asli masing-masing satu berkas.
-
Fotokopi Paspor satu lembar (Lembar Identitas dan Stempel Kedatangan).
-
Pas photo ukuran 4 X 6 sebanyak 3 lembar.
-
Menyertakan Paspor Asli untuk mendapatkan stempel bukti lapor diri.
(Semua berkas di atas dimasukkan ke dalam map dan diklip menjadi satu)
-
-
Lapor Pendidikan Ke Atdikbud KBRI, dengan ketentuan sebagai berikut:
-
Mengisi formulir yang disediakan oleh Atdikbud (P1 dan P2).
-
Fotokopi Ijazah, Transkip Nilai, dan Akte Kelahiran Asli masing-masing satu berkas.
-
Fotokopi Paspor satu lembar (Lembar Identitas dan stempel kedatangan).
-
Pas photo ukuran 4 X 6 sebanyak 3 lembar.
-
Menyertakan Paspor Asli untuk mendapatkan nomor pendidikan dan stempel sebagai bukti lapor pendidikan.
(Semua berkas di atas dimasukkan ke dalam map dan diklip menjadi satu.)[]
-
-
-
OBYEK WISATA DI MESIR
Monumen-Monumen Firaun di Kairo
-
Piramid Sakkara
Piramid ini dibangun oleh zoser, raja pertama dari dinasti ke III. Piramid ini terletak di daerah Sakkara, 27 km dari pusat Kairo. -
Piramid Giza
-
Cheops
Piramid ini merupakan piramid terbesar di antara ketiga piramid yang berjejer. Dibangun oleh Cheops, raja dari dinasti ke IV. Piramid ini dibangun (2690 SM) di atas areal seluas 13 acre. Tinggi piramid ini semula 146 m., namun sekarang hanya berketinggian 136 m., disebabkan oleh erosi pada puncaknya. Jumlah batu-batunya sekitar 2,5 juta meter kubik. -
Chevren
Piramid ini dibangun oleh Chevren, putra raja Cheops pada tahun 2650 SM. Tinggi piramid ini mencapai 136 m. Panjang setiap sisinya 214 m. Jumlah batu-batu pada piramid ini sekitar 2,2 juta meter kubik. -
Menkaura
Piramid ini dibangun oleh Menkaura, putra Chevren. Dibangun pada tahun 2600 SM. Tingginya hanya 62 meter, panjang tiap sisinya yang dilapisi dengan granit hanya 104 m. -
Spinx
Spinx adalah Patung purbakala yang besar, berbadan singa dan berwajah manusia. Patung ini berukuran panjang 70 meter dan tinggi 20 meter. Sphinx dan ketiga piramid besar termasuk salah satu dari 7 keajaiban dunia.
-
Monumen-Monumen Kristen.
-
Gereja Al-Mu’allaqa
Gereja ini dibangun pada abad ke V M. dengan model Bascilia. Ia berada di sebelah selatan pintu Benteng Babylonia. Di gereja ini terdapat banyak barang-barang antik yang merupakan peninggal dari zaman abad permulaan agama Kristen. -
Gereja Virgin
Gereja ini dibangun pada awal abad ke V, kemudian direnovasi pada abad ke X. -
Gereja Katedral Santa Marc
Gereja ini merupakan gereja terluas di Afrika, yang baru dibangun di daerah Abbasea. Di gereja ini terdapat barang-barang peniggalan Santa Marc, Paus pertama yang menyebarkan agama Kristen di Mesir. -
Museum Koptik
Museum ini merupakan bukti sejarah perjalanan penyebaran Kristen Koptik di Mesir. Di dalamnya terdapat beberapa benda dan buku lama yang menyengkut Kristen Koptik.
Monumen-Monumen Islam
-
Masjid ‘Amr Bin ‘Ash
Masjid ini terletak di daerah Fustat (Misr al-Qadima, ibukota Mesir pertama), merupakan masjid pertama di Mesir sekaligus merupakan perguruan pertama yang aktif dalam menyampaikan dakwah Islam sampai abad ke IX M. -
Masjid Ahmad Bin Toulun
Masjid yang terletak di daerah Sayidah Zainab ini merupakan masjid ketiga yang dibangun di Mesir. Masjid ini berbeda dengan masjid-masjid lainnya, di mana tangga untuk menuju ke menaranya terdapat di luar. -
Masjid Al-Azhar
Masjid pertama yang dibangun oleh Dinasti Fathimiyyah. Terletak di tengah kota, tepatnya daerah Husein, Kairo. Bangunannya, terutama menaranya, sangat antik dan indah. Di samping menara, benda-benda berusia ratusan tahun lainnya adalah tiang-tiangnya yang menyejukkan, juga mimbar tempat khatib berkhutbah. Di samping dan belakang masjid terdapat bangunan Universitas Al-Azhar untuk bidang agama. -
Masjid Al-Husain
Masjid ini termasuk salah satu masjid yang terluas di Kairo. Masjid ini pernah—bahkan sampai sekarang—dijadikan masjid Negara. Di dalam masjid ini terdapat makam Sayyidina Husein bin Ali bin Abi Thalib, cucu Nabi Muhammad Saw. dari Fatimah az-Zahra. -
Masjid dan Sekolah Sultan Hasan
Masjid ini terletak di ujung jalan Qal’ah (Benteng). Dibangun oleh Sultan Naser Hasan bin Muhammad bin Qalawoon. Di samping sebagai tempat ibadah, masjid ini juga berfungsi sebagai sekolah 4 madzhab. Masjid ini mepunyai nilai-nilai arsitek Islam yang sangat langka. -
Masjid, Sekolah dan Rumah Sakit Qalawoon
Masjid ini terletak di sudut utara kawasan pandai besi, dekat mesjid Al-Azhar. Masjid ini mempunyai kubah dan dinding yang dilapisi batu pualam serta ditata dengan mutiara dan bagian atasnya diukir dengan lapisan emas. Mihrabnya dilapisi dengan batu pualam. Kubahnya unik dan merupakan satu-satunya di Mesir. -
Masjid Babul Zoewila dan Muayyad
Masjid Babul Zoewila ini terletak dekat Khan al-Khalili. Ia adalah pintu gerbang Kairo yang asli, dibangun pada tahun 1091 M. Di atas pintu gerbang tersebut dibangun dua menara yang dibangun pada tahun 1441 M. Masjid tersebut merupakan suatu kebanggaan dari zaman Mamluk dan menaranya termasuk salah satu menara yang termegah di Kairo. -
Masjid Qait Bey
Masjid ini dibangun oleh Sultan Qait pada tahun 1474 M. Masjid ini juga mempunyai nilai-nilai arsitek Islam yang tinggi dengan menaranya yang megah, ukiran-ukiran pada kubahnya yang serasi dengan bagian-bagian lainnya. -
Masjid Al-Azraq (Biru)
Masjid ini dibangun oleh Pangeran Sanqar al-Nasery pada tahun 1374 M. Masjid ini dinamakan masjid biru karena dindingnya dilapisi dengan ubin biru. Mimbarnya dilapisi batu pualam dan menaranya berbentuk silinder. -
Masjid Alabaster (Mohammad Ali)
Terletak di Benteng Shalahuddin Ayyubi. Konstruksinya dimulai pada 1830 M. Dibangun dengan model Ottoman dengan kubahnya yang megah yang tingginya mencapai 52 meter. Dua buah menaranya yang megah berketinggian 82 meter dari dasar halaman masjid. Dari halaman masjid tersebut para pengunjung dapat melihat kota Cairo, sungai nil dan Piramid. Masjid ini dinamakan Masjid Alabaster karena dindingnya dilapisi dengan alabaster. -
Benteng Shalahuddin Ayyubi
Benteng ini dibangun Shalahuddin Ayubi pada tahun 1183 M. untuk mengawasi kota Kairo dari bukit Mukattam. Di sekitar benteng ini terdapat beberapa peninggalan sejarah, seperti Masjid Alabaster, Masjid Sulaiman Pasha dan Dinding Yosep. -
Masjid Imam Syafi’i
Masjid ini termasuk salah satu masjid tua di Kairo dengan kubahnya yang besar dan terbuat dari kayu. Di dalam masjid ini terdapat makam Imam Syafi’i, salah satu imam dari empat madzhab. -
Khan Khalili
Khan Khalili terletak di dekat Masjid Husain, Al-Azhar. Nama Khan Khalili semula berasal dari nama Khan yang berarti tempat penginapan para pedagang. Penginapan-penginapan tersebut dimiliki oleh seorang pedagang muda bernama Khalili. Daerah ini sangat luas dengan dipenuhi gedung-gedung tua, serta toko-toko kecil. Di sepanjang lorong-lorongnya yang berkelok-kelok dipenuhi para pedagang barang antik dan souvenir khas Mesir, seperti kerajinan tangan dari kulit, kuningan, tembaga, kertas papyrus, ukiran-ukiran alabaster serta perhiasan seperti batu permata, batu cincin, emas dan perak.
Tempat Pertunjukan dan Museum di Kairo
-
Cairo Tower
-
Sound and Light
-
Museum Nasional Mesir / Tahrir
-
Museum Coptic
-
Museum Islam
-
Museum Militer
-
Museum Mamalek
-
Museum Kereta Kuda
-
Cairo Opera House
-
Museum Istana Manial
-
Pharaonic Village
-
Panorama Oktober
Obyek Wisata di Alexandria
-
Pantai
-
Museum Permata
-
Museum Romawi
-
Museum Militer / Angkatan Laut
-
Perpustakaan Terbesar dan Termegah
-
Istana dan Taman Raja Faruq
-
Taman el-Ma’mouria
Obyek Wisata di Luxor dan Aswan
-
Monumen-monumen dan patung-patung besar peninggalan zaman Fir’aun
-
Bendungan Aswan
Obyek Wisata di Sinai
-
Bukit Thursina
-
Tempat Mandi Firaun
-
Tempat Mandi Ratu Cleopatra
-
Benteng Mesir ketika melawan Israel
-
Tempat ‘bersemedi’ Nabi Musa ketika menerima wahyu
Tempat Ziarah Tokoh Islam dan Pemerintahan
-
Makam Imam Syafi’i
-
Makam Rabi’ah al-Adawiyyah
-
Makam Dzunnun al-Mishry
-
Makam Ibn Athaillah Sakandary
-
Makam Imam al-Badawi
-
Makam Shahaby Abu Darda
-
Makam Imam Waki’
-
Makam Imam Laits
-
Makam Imam Suyuthi
-
Makam Abu Abbas al-Mursy
-
Makam Raja Fahlevi dari Iran
-
Makam Imam Husein bin Ali
-
Makam ad-Dardiry
-
Makam Luqman al-Hakim
-
Makam Nabi Sholeh
-
Makam Shahaby Abu Musa al-Asy’ari
-
Makam Anwar Sadat
-
Makam Raja Faruq []
Sejarah peradaban Mesir membentang sejak tahun 3200 SM, melewati lima periode:
-
Pharaonic (3200-332 SM), melewati 30 dinasti.
-
Tahun 2628-2609 SM, Piramid Sakkara dibangun.
-
Tahun 2549-2526 SM, Piramid Cheops dibangun.
-
Tahun 2518-2493 SM, Piramid Chevren dibangun.
-
Tahun 2488-2460 SM, Piramid Menkaura dibangun.
-
Tahun 1391-1353 SM, Temple of Luxor dibangun.
-
-
Hellenistic(332-30 SM).
-
Tahun 323 SM, Kota Iskandariah dibangun.
-
Tahun 282-246 SM, Pharaos Light House dibangun.
-
-
Coptic (30 SM – 642 M).
-
Islamic (642 M – 1914), melewati beberapa dinasti yaitu:
-
Dinasti Thoulouniyah (868-905 M / 254-292 H).
-
Dinasti Ikhshids (935-969 M / 323-358 H).
-
Dinasti Fathimiah (969-1171 M /358-567 H). Dimasa ini didirikan Universitas Al-Azhar (21 Juni 972 M).
-
Dinasti Ayyubiyah (1171-1250 M / 567-648 H).
-
Dinasti Mamalik (1250-1517 M / 648-922 H).
-
Dinasti Osmani (1517-1914 M). Dimasa ini Terusan Suez pertama kali dibuka (17 November 1869).
-
-
Century Egypt (1914-sekarang):
-
1914, Mesir menjadi propinsi Imperium Osmani, dijadikan sebagai protektorat Inggris.
-
1922, Mesir memperoleh kemerdekaan terbatas dari Inggris, dan menjadi Kerajaan Konstitusional dengan Farouk sebagai rajanya.
-
23 Juli 1952, Farouk digulingkan oleh Gamal Abdel Naser, Anwar Sadat dan Mohammad Naguib. Peristiwa ini dikenal dengan revolusi 23 Juli, yang kemudian dijadikan Hari Nasional Mesir.
-
18 Juli 1953, Mesir menjadi Negara Republik, dengan Jenderal Mohammad Naguib sebagai Presiden.
-
25 Februari 1954, Jenderal Mohammad Naguib digulingkan oleh Gamal Abdel Naser.
-
23Juni 1954, Gamal Abdel Naser terpilih sebagai presiden.
-
29 Oktober 1956, Inggris, Perancis dan Israel menyerang Mesir yang kemudian dikenal dengan Tripartit e Agression.
-
Oktober 1970, Gamal Abdel Naser meninggal dunia dan digantikan oleh Anwar Sadat.
-
6 Oktober 1973, Mesir dan Syria menyerang Israel hingga meraih kemenangan. Perang ini dikenal dengan perang 10 Ramadhan.
-
September 1978, Penandatangan Kesepakatan Perdamaian Camp David Agreement.
-
6 Oktober 1981, Presiden Anwar Sadat meninggal akibat penembakan.
-
13 Oktober 1981, Mohammad Hosni Mubarak dilantik sebagai Presiden.
-
KOTA-KOTA DI MESIR

SISTEM PEMERINTAHAN
Mesir menganut Sistem Pemerintahan Republik sejak 18 Juni 1953 dengan seorang presiden sebagai kepala negara yang saat ini dijabat oleh Mohammed Hosni Mubarak dan perdana menteri sebagai kepala pemerintahan yang saat ini dijabat oleh Ahmed Nazif.
KONDISI SOSIAL MASYARAKAT
-
Masyarakat Mesir dikenal taat beragama, terutama penghayatan agama Islam sebagai agama mayoritas. Mereka juga terkenal dengan sifat pemaaf, pemurah dan hidup sederhana.
-
Interaksi masyarakat dengan Alquran sangat baik. Bacaan dan kajian Alquran dapat ditemui di banyak tempat.
-
Mesir kaya dengan para ulama dan sarjana dengan kapasitas keilmuan yang diakui di kalangan Internasional.
-
Budaya membaca dan menulis terlihat cukup maju. Setiap hari, selalu ada buku-buku baru yang terbit, meskipun tingkat buta huruf di Mesir masih cukup tinggi.
-
Masyarakat Mesir adalah masyarakat yang gandrung akan sepak bola. Tayangan sepak bola menjadi tontonan yang sangat disukai oleh sebagian besar masyarakat Mesir.
-
Pertunjukan Teatrikal (masrahiyyah) menjadi bagian budaya yang juga digemari berbagai lapisan masyarakat Mesir.
-
Sebagian masyarakat senang menghabiskan waktunya di maqha (kedai kopi/cafe) yang terdapat di seantero Kairo.
-
Masyarakat Mesir juga dikenal memiliki dan sangat menjaga ikatan kekeluargaan yang terjalin erat.
-
Para penyandang cacat tetap mendapat tempat dan perhatian yang layak dalam pergaulan dan kehidupan sosial. Masyarakat respect dan selalu membantu mereka yang cacat.[]

